Home News Articles Forum Member Profile Agent About Us Contact Us
 » Recent Photo Posts
N1wanRed 190 (26008)
N1WAN
N1wanRed 189 (51309)
N1WAN
N1wanRed 185 (52130)
N1WAN
N1wanRed 184 (54217)
N1WAN
N1wanRed 190 (23795)
N1WAN
N1wanRed 188 (49088)
N1WAN

Go Back   N1wanRed FORUMS > ARWANA Forum > General Arwana Forum
Register FAQ Members List Calendar Search Today's Posts Mark Forums Read

General Arwana Forum Diskusi masalah-masalah arwana pada umumnya

Reply
 
Thread Tools
Old 08-03-2004, 02:10 PM   #1
adi_n (988)
NAC 015
 
adi_n's Avatar
 
Join Date: Jul 2004
Posts: 867
Default Artikel Syerem.....

**Nemu artikel kaya gini,..serem juga yah....**

[mahasathi] memelihara ikan arwana dg memberi mkn ikan kecil ???
From: chandra t <chanwow@xxxxxxxxx>
To: kaneddy@xxxxxxxxx, KGP <budianto_tjendana@xxxxxxxxx>, mahasathi@xxxxxxxxxxxxx, yandy ramadhani <yandy_ramadhani@xxxxxxxxx>,st even_song@xxxxxxxxx, suchandra_tanjung@xxxxxxxxx,bu diawan_chandra@xxxxxxxxx, diana@xxxxxxxxxxxxxxxxxxx,GUNS A <bambang_hermawan@xxxxxxxxx>
Date: Sat, 19 Jun 2004 01:05:17 -0700 (PDT)
Dari: yanti, jakarta
Namo Buddhaya Bhante...
Bhante, kalo pelihara ikan Arwana dgn memberikan makan
ikan kecil yg masih hidup, boleh ndak?
Sedangkan kita selalu melakukan pelepasan makhluk
hidup.
Sebelumnya, kami ucapkan banyak terima kasih.

Jawaban:
Memelihara ikan atau berbagai jenis hewan yang mungkin
tidak bisa hidup di alam bebas adalah merupakan sebuah
kesempatan untuk mengembangkan kebajikan.
Namun, ikan Arwana bukanlah ikan yang membutuhkan
perawatan manusia. Ia dapat hidup bebas di habitatnya.
Oleh karena itu, memelihara ikan Arwana sesungguhnya
bukanlah merupakan karma baik. Manusia justru telah
menghilangkan kebebasan ikan itu untuk bergerak sesuai
dengan alamnya.
Apalagi, agar dapat menjaga kehidupan ikan Arwana itu
dibutuhkan ikan kecil yang masih hidup sebagai
makanannya, maka orang yang mengumpankan ikan kecil
itu telah melakukan karma buruk.
Jadi, dengan memelihara ikan Arwana serta memberi ikan
kecil sebagai makanannya, seseorang telah melakukan
karma buruk berganda.
Meskipun ia telah melakukan banyak pelepasan mahluk
hidup sebagai penambah karma baik, masalah
pemeliharaan dan pembunuhan ikan kecil itu tetap
merupakan karma buruk.
Oleh karena itu, seorang bijaksana hendaknya dapat
menimbang antara karma buruk yang telah dan harus
terus dilakukan dengan kesenangan melihat ikan Arwana
yang diletakkan dalam sebuah aquarium yang tidak
terlalu besar itu.
Semoga hal ini dapat dijadikan perenungan.
Semoga bahagia.
Salam metta,
B. Uttamo





______________________________ ____
Do you Yahoo!?
Take Yahoo! Mail with you! Get it on your mobile phone.
http://mobile.yahoo.com/maildemo
****************
Sebagaimana ia mengajari orang lain, demikianlah hendaknya ia berbuat. Setelah
ia dapat mengendalikan dirinya sendiri dengan baik, hendaklah ia melatih orang
lain. Sesungguhnya amat sukar untuk mengendalikan diri sendiri.(DHAMMAPADA,
syair 159)

Oleh diri sendiri kejahatan dilakukan, oleh diri sendiri pula seseorang menjadi
suci. Suci atau tidak suci tergantung pada diri sendiri. Tak seorangpun yang
dapat mensucikan orang lain. (DHAMMAPADA, syair 165)
adi_n is offline   Reply With Quote
Old 08-03-2004, 02:26 PM   #2
rmsun (1153)
NAC 135
 
rmsun's Avatar
 
Join Date: Jul 2004
Location: Bandung
Posts: 366
Default

Untung gue gak pernah ngasih ikan kecil,but jangkrik and udang doang,hehehe
rmsun is offline   Reply With Quote
Old 08-03-2004, 04:02 PM   #3
defro (1786)
NAC 089
 
defro's Avatar
 
Join Date: Aug 2004
Location: Serpong
Posts: 1,624
Default

Saya sih beragama budha juga, hehehehe......emang saya juga udah tau soal karma buruk kalo pelihara ikan diberi umpan hidup. Tapi gimana yah?kadang2 susah juga kalo hobi.

Kalo saya sih biasanya yg kasih makan, pembantu saya, saya cuma nonton aja, kecuali kalo saya lagi kepengen, saya sendiri yg kasih, jadi moga2 dosa saya gak besar dan dosa pembantu saya juga kecil karena dia cuma disuruh saya, hehehehe........
defro is offline   Reply With Quote
Old 08-03-2004, 07:31 PM   #4
hendri (1713)
NAC MEMBER
 
hendri's Avatar
 
Join Date: Aug 2004
Location: Jakarta Barat
Posts: 1,282
Talking

hm.. jgn bicara arwana dulu deh..
kalau kita makan seafood kita suruh orang masak gurami, kepiting, dll digoreng / dibakar idup2.. bukankah itu lebih kejam ???
saya rasa seh.. semuanya tergantung nurani kita bagaimana dalam memberi makan ikan aro kita.. kalau hati nurani kita adalah untuk supaya aro tersebut makan untuk bertahan hidup saya rasa itu ok ok aja.
seperti kita makan seafood, hati kita haruslah makan untuk bertahan hidup bukan makan untuk foya2 dsb.
itu pendapat saya. aku seh menganut ajaran buddha baru (shinseibukkyo)
hendri is offline   Reply With Quote
Old 08-04-2004, 10:08 AM   #5
Julius (182)
NAC MEMBER
 
Julius's Avatar
 
Join Date: Aug 2004
Posts: 157
Default

Kalau mau ikutin ajaran Budha yg benar, seseorang itu harus Vegetarian (gak boleh makan semua daging), kayanya termasuk telur juga gak boleh makan.

Termasuk nyamuk juga gak boleh dimatiin, karma buruk juga.
Julius is offline   Reply With Quote
Old 08-04-2004, 12:18 PM   #6
adi_n (988)
NAC 015
 
adi_n's Avatar
 
Join Date: Jul 2004
Posts: 867
Default

busyeett, kok jadi ribet gini yah,....
adi_n is offline   Reply With Quote
Old 08-04-2004, 02:51 PM   #7
defro (1786)
NAC 089
 
defro's Avatar
 
Join Date: Aug 2004
Location: Serpong
Posts: 1,624
Default

Saya setuju, kalo mau mengikuti sungguh2 ajaran budha, banyak sekali pantang-an dalam hidup ini. Semua sih berpulang pada nurani anda masing2 aja, apakah ajaran itu harus/bisa semuanya kita terapkan dalam hidup sehari2.

Kalo saya sih berprinsip, selama hati & tindakan kita selalu berpikiran & berbuat baik kepada siapapun, kita tidak usah takut dosa.
defro is offline   Reply With Quote
Old 08-04-2004, 02:59 PM   #8
rianfish (3190)
NAC 003
 
rianfish's Avatar
 
Join Date: Jul 2004
Location: west side
Posts: 2,944
Default

waduuuh, yg penting kita baek dgn sesama deh....ntar di akhirat, ada komunitas pemelihara aro doonk....
rianfish is offline   Reply With Quote
Old 08-04-2004, 05:26 PM   #9
hendri (1713)
NAC MEMBER
 
hendri's Avatar
 
Join Date: Aug 2004
Location: Jakarta Barat
Posts: 1,282
Red face Hukum Alam Semesta

di dunia ini adalah satu hukum disebutkan yaitu hukum alam semesta, hukum ini berlaku bagi seluruh umat manusia tanpa kecuali , walaupun percaya / tidak.
hukum alam semesta = hukum sebab akibat..
Tuhan selalu ingin menolong manusia dengan cara mengirimkan petanda.. supaya manusia bisa menginsafi kesalahan2 nya.
petanda bisa berupa penderitaan seperti sakit, hati tidak tenang, emosi, iri, gosip, serakah, terkilir, tiba2 ada tabrakan, mata kedap kedip sendirian, anak kecil menasehati kita, anak menangis, suami istri bertengkar... dsb dsb
masalahnya bagi yang tidak pernah belajar mencerna petanda maka petanda itu terlewatkan begitu saja.
coba kalian pikir2 begitu banyak petanda di sekeliling kita cuman kita sering melewatkan begitu saja.
biasanya ada 300 petanda kecil kalo tidak dicerna akan menjadi 30 petanda sedang dan kalo dilewatkan terus akan jadi 1 petanda besar.
petanda diberikan Tuhan kalau kita melakukan kesalahan2 jadi supaya kita insaf. ingatlah sebelum terjadi musibah Tuhan selalu mengirimkan 3 petanda besar supaya manusia bisa mengelak dari musibah tersebut...
sedikit ceramah nih...
hendri is offline   Reply With Quote
Old 08-05-2004, 07:40 AM   #10
defro (1786)
NAC 089
 
defro's Avatar
 
Join Date: Aug 2004
Location: Serpong
Posts: 1,624
Default

Wah, jadi setelah rumit2 begini, kesimpulannya kita dosa gak kalo piara aro dan meng-umpankan umpan hidup kepadanya?
defro is offline   Reply With Quote
Old 08-05-2004, 07:56 AM   #11
rianfish (3190)
NAC 003
 
rianfish's Avatar
 
Join Date: Jul 2004
Location: west side
Posts: 2,944
Default

nambahin nih....gelap itu ada ketika Terang tdk hadir......begitu pula dingin...ada, ketika Panas pergi, krn itu hiduplah dalam Terang dan pelihara Panas tsb.... kalo aro, mungkin lampunya nyala terus dan heater terus dipasang...hehehe...
rianfish is offline   Reply With Quote
Old 08-05-2004, 09:09 AM   #12
hendri (1713)
NAC MEMBER
 
hendri's Avatar
 
Join Date: Aug 2004
Location: Jakarta Barat
Posts: 1,282
Red face

dosa ga dosa hanya Tuhan yang bisa nilai bukan kita sendiri..
tapi sekali lagi waktu kasih makan harus pake hati nurani yang benar yaitu supaya ikannya bertahan hidup..
terus membunuh hewan haruslah bermanfaat dalam arti hewan itu mati ada manfaat bagi yang laen.. seperti kita makan untuk hidup.. nelayan mencari nafkah dengan memburu ikan, kita memberi makan ke ikan kita supaya ikannya tetap hidup dan sehat.

YANG TIDAK BOLEH ADALAH membunuh binatang denga sia2 atau hanya untuk kesenangan seperti memburu di hutan untuk kesenangan saja, memancing untuk kesenangan saja, dll

ceramah lagi neh....
hendri is offline   Reply With Quote
Old 08-05-2004, 09:21 AM   #13
JD Winata (10903)
NAC 002
 
JD Winata's Avatar
 
Join Date: Jul 2003
Location: Denpasar , Bali
Posts: 5,467
Default

Pendapat gue :
Keseimbangan alam :
dalam rantai makanan berbentuk piramida dimana dasarnya adalah tanaman , lalu herbivore diatasnya lagi ada karnivore dan paling atas adalah manusia ,

Coba bayangkan kenapa karnivore selalu lebih sedikit dari herbivore , dan manusia ,krn kehebatan dan kemampuannya bisa memanipulasi alam dan lingkungan utk survive nya mereka tapi alam juga menciptakan penyakit, wabah, bencana alam dan perang antar manusia sendiri utk mengontrol populasi manusia agar tidak terlalu membludak dan menghabiskan sumberdaya alam.
Semua ini balance bukan? coba kalo semua penyakit bisa disembuhkan, semua manusia hidup sampai 70thn minimal dan tidak ada perang, tidak ada kecelakaan apapun yg menimbulkan mortalitas, dalam 3-4thn dgn asumsi 2 org akan menurunkan 2 anak dan 4 cucu selama hidupnya 70thn maka jumlah penduduk dunia akan menjadi 8-9milyar jiwa , dalam 50thn? habislah alam ini semua penuh sesak .
Tapi apa mungkin? alam yg akan menyeimbangkannya , kita manusia tidak bisa mencegahnya ,jikapun bisa nanti alam akan mencari jalan lain utk menyeimbangkan balance ini , coba pikir kenapa dinosaurus punah? apa tidak mungkin menimpa manusia juga nantinya?
Kesimpulan:
Jangan menjudge atau mencoba merusak kesimbangan alam
Kenapa boleh makan tanaman tanpa dosa tapi kalo makan hewan berdosa ? dalam pengertian apakah tanaman tidak berjiwa? secara ilmiah mereka juga dibangun atas dasar sel sama hidupnya seperti sel pada hewan bukan? apa krn mereka tidak bergerak berarti mereka mati? sama aja dgn memotong hewan tidur khan?
So whats the problem dude? its no sinner to kill and eat the living plant but bad karma sin to kill living animal dor food?
Bukannkah kalo dihitung dalam satuan sel hidup yg "dibunuh" antara tanaman dan hewan kalo mau dijadikan makanan maka jumlahnya sama? so much for the teory !

Jalanin aja kehidupan sebagai manusia dgn kaedah tidak merusak dsb, ada yg mau jadi fanatis ada yg cuek dan ada yg idealis ada yg kontradiktif, biarin aja apa adanya
Banyak yg mau ke surga tapi gak banyak yang mau mati , padahal kalo mau ke surga harus mati dulu.
Percayakah anda kalo anda mau masuk surga lalu saya kasih jaminan kalo jam sekian tgl sekian anda bunuh diri maka dijamin akan masuk surga? mungkin percaya tapi gak mungkin mau matinya khan? he he

Udah piara aja aronya , dan jgn terlalu dipikirkan teori2 tsb, masing2 bebas dan boleh berpendapat khan? buat yg percaya silahkan, buat yg tidak percaya juga silahkan
tapi kalo saya sih biasanya kagak mau beli obat penyubur rambut dari penjual yg botak , sama seperti gak mau dengerin cerita ttg indahnya live after death dari org yg masih hidup.
JD Winata is offline   Reply With Quote
Old 08-05-2004, 09:27 AM   #14
RuKun (106)
NAC MEMBER
 
Join Date: Jul 2004
Location: Surabaya
Posts: 97
Default

Jangan rumit donk bikin simple aja. Kesimpulannya tidak dosa (pendapat pribadi lho). Yang dosa itu yang bikin sengsara orang/sesama seperti nipu, selingkuh, korupsi, dll, dll.
RuKun is offline   Reply With Quote
Old 08-05-2004, 09:56 AM   #15
JD Winata (10903)
NAC 002
 
JD Winata's Avatar
 
Join Date: Jul 2003
Location: Denpasar , Bali
Posts: 5,467
Default

Salah,kesimpulan gue dosa koq!
beneran , soalnya udah tanggung tiap kali gue makan pagi , makan siang sama makan malam pun gue udah dosa krn ada hewan yg dimakan, ya udah tanggung ,gak ada yg marah khan kalo kita buang garam ke laut ? he he
JD Winata is offline   Reply With Quote
Reply


Currently Active Users Viewing This Thread: 1 (0 members and 1 guests)
 
Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

vB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off
Forum Jump


All times are GMT +7. The time now is 04:05 PM.


Powered by vBulletin® Version 3.6.5
Copyright ©2000 - 2026, Jelsoft Enterprises Ltd.
N1wanRed.com
Red2Black Style By: Chefhost.com