Thread: kocak nih....
View Single Post
Old 04-09-2007, 05:07 PM   #1
rianfish
NAC 003
 
rianfish's Avatar
 
Join Date: Jul 2004
Location: west side
Posts: 2,944
Default kocak nih....

ANGGOTA DPRD Samarinda ternyata tergolong
ketinggalan kemajuan dan gagap teknologi, khususnya
dalam pemanfaatan surat elektronik (electronic mail
atau e-mail) dalam berkomunikasi. Teknologi yang
memanfaatkan komputer dan jaringan internet dan
sudah dikenal bahkan oleh pelajar SMM ini bahkan
tidak dikenal sebagian anggota Dewan. Sehingga
ketika ditanya sudahkah punya e-mail, jawabannya justru
mengundang tawa.

"Saya pernah punya, tapi sudah dijual," ujar Didik
Sugiarto, anggota Komisi D dari Fraksi AKU dengan gaya meyakinkan
seolah-olah e-mail adalah barang berwujud fisik yang
bisa dipindahtangankan.

Wakil Ketua Dewan, Hairul Anwar setali tiga uang.
Awalnya jawabannya terasa wajar, namun belakangan
sama sekali tidak 'nyambung. "Secara pribadi saya
belum memilikinya. Bukannya saya tidak mampu untuk
memilikinya, namun saya masih cinta produk dalam
negeri
," katanya seolah-seolah e-mail adalah barang
dari luar negeri. "Buat apa kita membanggakan produk
luar, lihat saja HP (handphone) saya masih model
lama," tuturnya sok yakin.

Tak hanya Didik dan Hairul, 9 anggota Dewan
lainnya pun tak kenal atau tidak punya e-mail. Jika
itu terjadi di generasi tua seperti
H Nichlan yang usianya sudah 70-an, mungkin masih
wajar. Namun yang muda-muda seperti Sukardi Surbakti
dan Blasius Watu pun tak menyentuh sarana informasi
yang efisien dan efektif ini. Begitu juga A Marcus
Incau, Mardiah Mulyani, Sabri, Riyanto Rais, Arifin
Idris dan Hamzah.

Padahal mereka sebenarnya tak harus memiliki
computer dan langganan internet secara pribadi,
sebab lembaga legislatif ini pasti bisa
menyediakannya. Baik secara fraksi maupun komisi.
Bila memiliki e-mail, interaksi dengan masyarakat
secara umum dan konstituen partainya bisa lebih
berkembang dan aktif.

Berikut tanggapan anggota Dewan saat ditanya
apakah punya e-mail, dan apakah mereka paham
kegunaannya di era informasi sekarang??

H Nichan: Apa itu email? Saya belum punya e-mail
karena masih kurang paham teknologi macam itu. Kalau
keinginan punya ada, cuma untuk mengoperasikan
komputer saja saya mesti tanya sana sini.
Dilingkungan Dewan ini sebenarnya sudah ada, tapi
sampai sekarang tidak dioperasikan karena tidak ada
yang menggunakan.

Didik Sugiarto: Saya dulu pernah punya e-mail,
namun saya jual.

Blasius Watu: Sekarang ini belum punya, sebab saya
tidak ingin punya n***u besar untuk memilikinya juga
tidak ada waktu untuk melihatnya.

Riyanto Rais: E-mail memang perlu dan ini akan
menjadi masukan buat kami untuk secepatnya
mengadakan internet di tempat kami. Dulu sempat
pasang di secretariat tapi nggak tahu kemudian tidak
bisa diakses lagi.

Sedangkan Sabri dan Sukardi Surbakti yang mengakui
memang penting memiliki e-mail, dan keinginan
membuatnya, namun di rumah keduanya tidak ada akses
telepon. "Di Palaran memang belum ada," kata Sukardi
menyebut domisilinya.
(*/gs)
rianfish is offline   Reply With Quote