View Single Post
Old 08-03-2004, 02:10 PM   #1
adi_n
NAC 015
 
adi_n's Avatar
 
Join Date: Jul 2004
Posts: 867
Default Artikel Syerem.....

**Nemu artikel kaya gini,..serem juga yah....**

[mahasathi] memelihara ikan arwana dg memberi mkn ikan kecil ???
From: chandra t <chanwow@xxxxxxxxx>
To: kaneddy@xxxxxxxxx, KGP <budianto_tjendana@xxxxxxxxx>, mahasathi@xxxxxxxxxxxxx, yandy ramadhani <yandy_ramadhani@xxxxxxxxx>,st even_song@xxxxxxxxx, suchandra_tanjung@xxxxxxxxx,bu diawan_chandra@xxxxxxxxx, diana@xxxxxxxxxxxxxxxxxxx,GUNS A <bambang_hermawan@xxxxxxxxx>
Date: Sat, 19 Jun 2004 01:05:17 -0700 (PDT)
Dari: yanti, jakarta
Namo Buddhaya Bhante...
Bhante, kalo pelihara ikan Arwana dgn memberikan makan
ikan kecil yg masih hidup, boleh ndak?
Sedangkan kita selalu melakukan pelepasan makhluk
hidup.
Sebelumnya, kami ucapkan banyak terima kasih.

Jawaban:
Memelihara ikan atau berbagai jenis hewan yang mungkin
tidak bisa hidup di alam bebas adalah merupakan sebuah
kesempatan untuk mengembangkan kebajikan.
Namun, ikan Arwana bukanlah ikan yang membutuhkan
perawatan manusia. Ia dapat hidup bebas di habitatnya.
Oleh karena itu, memelihara ikan Arwana sesungguhnya
bukanlah merupakan karma baik. Manusia justru telah
menghilangkan kebebasan ikan itu untuk bergerak sesuai
dengan alamnya.
Apalagi, agar dapat menjaga kehidupan ikan Arwana itu
dibutuhkan ikan kecil yang masih hidup sebagai
makanannya, maka orang yang mengumpankan ikan kecil
itu telah melakukan karma buruk.
Jadi, dengan memelihara ikan Arwana serta memberi ikan
kecil sebagai makanannya, seseorang telah melakukan
karma buruk berganda.
Meskipun ia telah melakukan banyak pelepasan mahluk
hidup sebagai penambah karma baik, masalah
pemeliharaan dan pembunuhan ikan kecil itu tetap
merupakan karma buruk.
Oleh karena itu, seorang bijaksana hendaknya dapat
menimbang antara karma buruk yang telah dan harus
terus dilakukan dengan kesenangan melihat ikan Arwana
yang diletakkan dalam sebuah aquarium yang tidak
terlalu besar itu.
Semoga hal ini dapat dijadikan perenungan.
Semoga bahagia.
Salam metta,
B. Uttamo





______________________________ ____
Do you Yahoo!?
Take Yahoo! Mail with you! Get it on your mobile phone.
http://mobile.yahoo.com/maildemo
****************
Sebagaimana ia mengajari orang lain, demikianlah hendaknya ia berbuat. Setelah
ia dapat mengendalikan dirinya sendiri dengan baik, hendaklah ia melatih orang
lain. Sesungguhnya amat sukar untuk mengendalikan diri sendiri.(DHAMMAPADA,
syair 159)

Oleh diri sendiri kejahatan dilakukan, oleh diri sendiri pula seseorang menjadi
suci. Suci atau tidak suci tergantung pada diri sendiri. Tak seorangpun yang
dapat mensucikan orang lain. (DHAMMAPADA, syair 165)
adi_n is offline   Reply With Quote