Thread: Bio Bacteri
View Single Post
Old 08-17-2004, 12:38 PM   #4
JD Winata
NAC 002
 
JD Winata's Avatar
 
Join Date: Jul 2003
Location: Denpasar , Bali
Posts: 5,467
Default

1. media makanan bisa diurai lagi/ didaur ulang, kebanyakan ikan karnivore kotorannya masih berupa high waster protein concentrate, sangat rentan terfermentasi jadi nitrite dan ammonia , sbaiknya diurai lagi dgn menaruh ikan pemakan omnivore spt jenis catfish/ udang sbg pengurai tingkat kedua, jadi salah besar kalo bilang makanan ikan cuma sekali aja dikonsumsi
2. hasil metabolisme bacteria pengurai adalah mengubah nitrite menjadi nitrate sebelum nitrite itu terfermentasi menjadi ammonia jenuh , dalam proses penguraian pertama bacteria pengurai membutuhkan banyak O2 utk mengurai kotoran dan nitrite terlarut menjadi nitrate
Dalam tahap kedua , bakteri pengurai bisa mngubah nitrate menjadi unsur nitrogen dan O2 dalam bentuk unsur hara ber nitrogen tinggi dan O2 , prosesnya harus dalam keadaan nir cahaya dan tidak boleh ada O2 sama sekali ,
Biasa dimanipulasi dgn media filter bio fluid bed .
Jadi hasilnya bukan CO2
3. Bakteri dapat hidup di rentan yg jauh lbh toleran dibanding sang ikan , singkatnya kalo si ikan masih bisa hidup dgn kondisi suhu, hardness dan pH level sekian, berarti bacteripun masih aman dlm kisaran itu, selama parameternya suhu, hardness dan pH level , jangan ke level kimiawi antibiotik/ toxic.
4. Bacteria selalu ada dalam biotik air, tidak bisa dibasmi total, krn akan hidup lagi, bukan harus disterilkan tapi sang ikan yg harus dijaga kesehatan dan staminanya agar kekebalan tubuhnya bisa resist terhadap penyakit, begitu ikan tidak sehat maka dia baru akan diinfiltrasi penyakit bukan sebaliknya, utk itu selalu jaga level parameter air di tingkat yg aman dan sehat
5. Tetap di shipon tiap hari tapi kalo punya lebih dari 5 aquarium atau paludarium , percuma aja dan waste time , lbh baik invest beli filter2 besar , coba EHeim Pro2 dgn bio systemnya sangat bermanfaat dan lbh fail safe dibanding shypon air tiap hari , terlebih utk yg sibuk
6 Sebelum sampai mati , kalo ikan aro ,pasti nunjukin gejala dulu kalo penyebabnya adalah parameter2 diatas , kecuali instant toxicated dari makanan atau salah obat .
Saya yakin semua org bisa mengindikasi kalo sang aro mulai terlihat aneh : pucat, mogok makan, lendir berkurang, mata berkabut , kotoran putih dsb, sebelum lbh parah ambil tindakan penyelamatan.
Proses berlangsung bertahap dan tidak lsg mati mendadak koq , sang malaikat biasanya kasih warning dulu.
7. Kalo punya lebih dari 5 aquarium , pakailah filter canister besar dan ekonomis spt Resun (RMsun?) 808 , dibandingkan suruh janitor ganti air tiap hari, kalo ditinggal ke LN 2 minggu lalu janitornya males gak ganti , abis sudah deh, lbh aman pake filter aja ,lbh failsafe
JD Winata is offline   Reply With Quote