View Single Post
Old 04-14-2009, 02:30 PM   #59
arow
NAC MEMBER
 
arow's Avatar
 
Join Date: Sep 2008
Location: indonesia
Posts: 1,189
Default Re: Mengapa aro sebaiknya mamakai humic acid??

Quote:
Originally Posted by aroindah View Post
Rekans,

Kalo saya simpan sendiri rasanya sayang teman2 banyak punya problem yang sama. Semoga bermanfaat dan dipraktekin (karena saya sudah)

Kita tahu bahwa ikan air tawar tidak minum dari mulutnya, tetapi dari kulitnya melalui proses osmosa. Ikan air tawar tidak "minum" tapi air masuk sendiri ketubuhnya dari kulitnya. Jika kondisi aq kita kotor, maka banyak mikro organisme yang menjambrangi prosees osmosis ini. Penyakit2 sepert : jamur, bulukan, kutu, gatal, dll adalah penumpangan hidup organisme ini pada kulit ikan ini pada waktu proses osmosis itu berlangsung. Jika kita menjaga air sangat steril, rasanya tidak mungkin karena aq kita ada ikannya, jadi ada kotorannya dll. Tapi jika dialam bagaimana bisa bebas penyakit padahal kotoran juga banyak disana??

Pemberian garam dapur (NaCl) adalah pengobatan biasa dilakukan, sebenarnya ketika kita memberikan garam dapur, maka ion Na+ dan Cl- ini ikut "bertransportasi-transit" pada kulit ikan tersebut, nah jika mikro organisme ini terkena ion2 ini maka daur hidupnya akan terganggu, kalau tidak mati. Ketika air aq asin, maka tepat persis dipermukaan kulit ikan/sisik paling luar, jauh lebih asin dari air sekitarnya (pengaruh osmosa). Itulah sebabnya mikro organisme ini mati. Namun penambahan garam dapur ini ada batasnya, karena jika air terlalu asin, maka aro kita akan "kehausan" karena kesetimbangan konsentrasi garam antara garam di dalam tubuh ikan dan air diluarnya harus sama,. Jika terlalu banyak garam, ikan akan "kering kehausan"

Pada pemakaian daun ketapang, kulit kayu lapuk, kayu lapuk, daun pisang kering, tanah gambut proses yang terjadi adalah sebagai berikut. Material2 itu mengeluarkan "humic acid"/ asam humus yang fungsinya hampir sama dengan sifat2 humus. Kita tahu bahwa humus itu bersifat menyerap unsur2 hara makro dan mikro, dan "menahannya" sehingga menambah kesuburan tanah lebih lama. (Contoh pada tanah untuk tanaman, pupuk kandang dan humus lebih lama awet unsur haranya ketimbang pupuk sintetik terhadap penyiraman). Kemampuan humic acid ini mengikat dan mengendapkan unsur2 hara ini juga terjadi pada air aquarium, jadi Ca++, Na+ dll akan diikat dan mengendap membentuk senyawaan BUKAN garam. Jika air basa diberikan asam sintetik (HCl, H2SO4, H3PO4 dll) maka pH akan turun tetapi kesadahannya tinggi (salinitas tinggi) sedangkan pada humic acid, yang terjadi adalah pH dan kesadahan akan turun.

Jika senyawaan ini bukan garam, maka dia adalah senyawaan lainnya hampir seperti organik, mungkin koloidal?? Ketika proses osmosis berlangsung (ikan "minum") maka senyawaan inipun akan mengendap pada permukaan kulit/sisik ikan dan membentuk "benteng anorganik" sehingga mikroroganisme2 disitupun akan mati karena memakan benteng anorganik tersebut. Pada praktek yang saya lakukan, jamur, borok bahkan "kutu jarum/anchor worm" juga mati setelah beberapa hari.

Pernah melihat para hobiis betta/cupang memberikan daun ketapang dan daun pisang kering ke ikannya sebelum diadu?? Menurut mereka supaya ikan "lebih sehat dan lebih kuat" memang benar. Ikan seperti mempunyai sisik yang lebih "rapat dan kuat" karena ada terbentuk benteng anorganik tadi.

Jadi misteri ikan dialam bebas jarang sakit terjawab sudah, daun2 kering, kayu lapuk dan tanah gambut ikut memberikan obat sakti pada ciptaan Tuhan tersebut.

Sebaiknya dicoba, jika aro anda jamuran, gatal2, atau kutu jarum coba berikan daun ketapang, daun pisang kering, kayu lapuk atau salah satu dll. Niscaya dalam beberapa hari akan rontok. Lebih cepat daripada obat2 yang dibeli ditoko. Segala macam penyakit, bahkan gigit ekor.

Percayalah....
bro aroindah, newbe ingin bertanya :
-seberapa banyak takaran dari daun&kayu2 utk membuat humid acid? per 100liter air. hal ini berkait dg permainan parameter air. dg penurunan pH & dH/kH secara signifikan, apakah tidak berbahaya bagi ikannya? mengingat aro sangat peka dg perubahan parameter air. teman saya pernah ada pengalaman, threatment air dg resin yg ditaruh tandon, kalo dibiarkan kelamaan akan berbau busuk. dan saya yakin, kondisi air di satu tempat dg tempat lain pasti tidak sama, ada yg mirip kandungan kimianya, ada yg beda sama sekali. saya pernah juga main2 dg daun ketapang kering, memang bagus utk nafsu makan, namun tidak lebih dari 1minggu, ikan seperti kegatalan & mata ikan menjadi putih hampir buta, akhirnya saya stop.
-bagaimana kalo humid acid yg dibentuk overdosis, apakah tidak berbahaya bagi ikannya? mengingat kita tau, sebagus2 apa pun obat (dalam hal ini alami), kalo berlebih bisa jadi racun buat ikan. saya pernah main2 dg pH air pake pH down, apa yg terjadi, ikan malah pucat, mogok makan, & hampir koit. dan air yg telah diberi pH down menjadi keruh berwarna putih susu, ikan jadi ngambang di atasnya seperti keracunan.
-apakah busukan dari daun&kayu2 tsb tidak membuat racun bagi ikan, sebagai contoh daun teh kering, kalo kita biarkan seharian akan menjadi basi.
mohon pencerahannya, tq.
arow is offline   Reply With Quote