Quote:
Originally Posted by djuwanto
tampaknya air tidak hanya kesehatan Pak, tapi juga mempengaruhi kwalitas mencerahkan warna genetiknya
walaupun air yg benar dan tepat khusus untuk aro saya tidak tahu(untuk memaksimalkan kecerahan warnanya). contohnya pedagang aro S*****K ketika aro mereka warnanya drop/pucat, mereka terpaksa mendatangkan air dari daerah Bogor.
|
ibarat air seperti udara bagi manusia, adakah yang merasakan perbedaan antara kita tinggal di jkt ini dengan kalo kita lagi liburan ke daerah puncak.apa yang kita rasakan???
korelasikan kondisi diatas dengan kondisi aro,adakah yang bisa membedakan antara aro dengan kondisi fit 100% dengan aro kondisi tidak fit.? pasti perbedaan yang paling mencolok ada di kondisi warna....kaitannya dengan air , memang ada pengaruhnya tapi sedikit sekali,alasannya kalo air mendukung2 100% atas kesehatan aro maka aro akan terhindar dari stress karena kualitas air, trus karena terhindar dari stress maka kondisi aro pasti 100%, imbas terakhir adalah lagi2 ke warna....tapi memang tidak terlalu signifikan.
kaitannya dengan kalimat "pedagang aro S*****K ketika aro mereka warnanya drop/pucat, mereka terpaksa mendatangkan air dari daerah Bogor." adalah???? saya rasa bisa ditarik kesimpulan sendiri dari penjelasan singkat diatasnya.
ketika warna aro drop/pucat ada beberapa alasan utamanya yang patut ditelaah antara lain kondisi fisik, stress, sakit atau apalah yang berhubungan dengan kesehatannya.
andaikata sebelumnya digunakan air pam mungkin saja kadar klorin masih terlalu tinggi atau kalo air tanah seperti kandungan kimia air yang masih terlalu tinggi contohnya kandungan Fe (kalo gak salah) karena kurangnya waktu untuk unsur2 berbahaya tersebut menguap dari air mungkin karena waktu untuk mengendapkan air terlalu singkat, atau karena air terlalu lama gak diganti2 jadi bakteri atau jamur tumbuh subur yang pada akhirnya berimbas ke aro. jadi pilihan untuk air terakhir mau gak mau ya ganti air dengan sumber yang masih fress seperti sumber dari daerah bogor dengan catatan air sudah terjamin aman.
kalo dipikir2kan dari dulu sampai sekarang saya pernah coba2 "konsultasi" ambil contoh shelookred kalo kita konsultasi karena aro sakit pasti jawaban pertama ganti air dengan air isi ulang.
kesimpulan akhir menurut saya, air apapun yang layak untuk kita konsumsi pasti layak juga untuk aro dengan catatan endapkan sampai unsur2 berbahaya bagi aro yang terkandung oleh air py cukup waktu untuk menguap, dan sterilkan dari bakteri atau spora jamur yang mungkin terkandung (dalam air tanah) baru digunakan untuk aro.saya yakin gak ada alasan untuk aro warna menjadi pucat karena dikatakan menggunakan air pam atau dikatakan menggunakan air tanah.intinya utamakan kesehatan aro, bebaskan dari stress, urusan warna menyusul dengan waktu....