10-25-2007, 12:07 PM
|
#4
|
|
NAC MEMBER
Join Date: Nov 2006
Location: My Mother Earth, Jakarta
Posts: 9,518
|
Re: Berita Aro di Kompas
Quote:
Originally Posted by JD Winata
Lupa Kompas tgl kapan ,cuma dihalaman Humaniora kalo gak salah ,minggu lalu .
Keberadaan aro sudah sangat2 jarang di temui di habitat aslinya ,kata ketua pengawas lingkungan hidup , demikian juga statement dari nelayan2 lokal.
Kesimpulan?
Fakta ini membuktikan tanpa adanya hobbyist aro dan farm aro ,kemungkinan yg terjadi adalah aro akan punah di alamnya ,
Pasti ada yg bilang punahnya aro di alam justru karena ditangkapi hobbyist dan farm , tapi kenyataannya justru habitat mereka hancur krn polusi dan pencemaran alam dan sungai .
Tanpa farm aro kemungkinan malah aro punah total tanpa ada spesimen terselamatkan , seperti kasus punahnya harimau Bali , seandainya harimau bali sempat terselamatkan dalam captivity di kebun binatang ,mungkin mrk tidak punah seperti saat ini .
Dengan keberadaan hobbyist dan farm aro maka dipastikan existensi aro akan tetap ada di dunia ini dan tidak punah.
End of argument ttg penentangan hobby aro merusak lingkungan.
|
Gue baca berita ini jug adi Kompas, tapi sayangnya cuma 1 lokasi yang diliput, yaitu di Kalimantan Tengah. Harusnya diliput juga farm di Pontianak dan tempat lain.
Kalau habitatnya rusak, seharusnya Pemda setempat juga ikut campur untuk melindungi dan melestarikannya. Masa sudah berpuluh-puluh tahun baru sekarang "melek" kalo habitatnya rusak...
|
|
|